Fakta tentang Eric Yuan, Pengusaha yang Sukses di Tengah Wabah Corona


Assalamualaikum, Dears!

Pasti kamu sudah mendengar tentang seorang pengusaha yang viral akhir-akhir ini. Konon katanya, pengusaha tersebut jadi miliarder di tengah wabah virus Corona. Hmm ... kok bisa, ya? Di saat yang lainnya mengalami kemunduran ekonomi, beliau justru meningkat tajam kekayaannya.

Apakah karena menumpuk masker lalu menjualnya dengan harga tinggi? Ah, daripada menduga-duga, yuk intip kisah dan fakta mengenai pengusaha bernama Eric Yuan tersebut.

Tak dapat dipungkiri, merebaknya wabah virus Corona membawa dampak buruk bagi sebagian besar pengusaha. Tak sedikit perusahaan yang mengalami kerugian dan akhirnya melakukan PHK sepihak terhadap puluhan tenaga kerjanya. Satu per satu sektor usaha tumbang akibat virus ini.

Lalu, adakah yang justru mengalami hal baik di tengah wabah Corona ini? Tentu. Ya, dialah Eric Yuan. Salah seorang pengusaha yang justru meningkat kekayaannya akibat virus Corona. Dalam kurun waktu tiga bulan saja, Eric buaa mendapatkan keuntungan hingga 64 triliun rupiah.

Keuntungan yang didapat oleh pengusaha tersebut bukanlah dengan cara yang tidak disenangi oleh masyarakat, misalnya dengan menimbun masker atau benda penting lainnya selama masa wabah virus Corona, lalu menjualnya dengan harga selangit. Eric mendapatkan nominal fantastis tersebut dari aplikasi ciptaannya yang digunakan hampir seluruh kalangan selama masa social distancing virus Corona.

Adalah Zoom, sebuah aplikasi yang digunakan untuk belajar, rapat online, maupun melakukan konferensi video dengan orang lain. Kebijakan untuk melakukan Work From Home (WFH) dari pemerintah membuat aplikasi ini mencapai puncak popularitas. Pengguna yang pada Desember tahun lalu hanya berkisar 10 juta, kini meningkat drastis hingga 200 juta.

Di balik kisah suksesnya tersebut, ada beberapa fakta yang mungkin tak diketahui oleh banyak orang mengenai Eric Yuan. Berikut ulasannya.

Visanya di Amerika Ditolak hingga 9 Kali

Awalnya, Eric hanyalah seorang karyawan di sebuah perusahaan di Jepang. Selama beberapa bulan bekerja di sana, ia mendengar pidato Bill Gates, sang pendiri Microsoft yang membuatnya tertarik kepada internet. Kemudian Eric memutuskan untuk pindah ke Amerika untuk mendapatkan jenjang karir yang lebih menjanjikan.

Saat pindah ke Amerika, tepatnya di Silicon Valley, Eric Yuan tak lantas diterima begitu saja. Visa pertamanya ditolak oleh pihak imigrasi Amerika. Namun, penolakan tersebut tak membuat imigran asal China menyerah begitu saja. Ia terus mencoba dan akhirnya diterima setelah sembilan kali mengajukan visa.

Minim Bahasa Inggris

Kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki oleh Eric saat pergi ke Amerika sangat minim. Lulusan Sarjana Matematika dan Master di bidang teknik tersebut akhirnya hanya bekerja untuk mengurusi kode dalam komputer di beberapa tahun pertamanya.

Pada akhirnya, Eric Yuan pindah dan bekerja di perusahaan WebEx. Perusahaan tersebut kemudian diakuisisi oleh Cisco pada tahun 2007 dan mengangkat Eric sebagai Wakil Presiden Korporat Teknik.

Aplikasi Zoom Terinspirasi dari Hubungan LDR dengan Kekasih

Setelah memiliki pengalaman kerja di beberapa tempat, Eric Yuan tak lantas membuat aplikasi Zoom. Semua itu berawal dari hubungan jarak jauh yang ia jalani dengan pacarnya. Saat itu, untuk dapat bertemu dengan pacarnya, Eric harus menempuh perjalanan selama lebih dari sepuluh jam. Ia hanya bisa menemui kekasihnya dua kali dalam setahun.

Dari situ, Eric berpikir akan lebih mudah jika ada perangkat yang hanya tinggal di-klik lalu sudah bisa melihat dan berbicara dengan pacarnya. Hingga pada tahun 2011, ia berhasil mendirikan Zoom.

Diragukan oleh Investor hingga Meminjam Uang

Pembuatan aplikasi Zoom tak semudah yang dipikirkan banyak orang. Ada berbagai rintangan yang dialami oleh Eric Yuan. Salah satunya adalah keraguan para investor atas temuannya tersebut. Eric tak berhasil meyakinkan mereka hingga tak satu pun investor yang mau membantunya mengembangkan Zoom. Hal itu menyebabkan Eric harus meminjam uang dari teman dan keluarganya agar bisa meluncurkan aplikasi tersebut.

Penolakan demi penolakan yang diterimanya tak membuat Eric patah arang. Ia memiliki daya juang tinggi sehingga bisa menerapkan hal yang dianggap mustahil oleh banyak orang. Ia juga dengan tegas mengatakan jika hal itu akan sangat panjang dan sulit. Namun, ia merasa akan menyesal seumur hidup jika tidak mencobanya.

Hidup Sederhana Meskipun Kaya

Predikat sebagai salah satu orang terkaya di dunia tak lantas membuat Eric Yuan hidup berfoya-foya. Ia bahkan dikenal sebagai sosok yang sederhana dan jarang sekali melakukan perjalanan ke luar negeri. Dalam lima tahun terakhir saja, Eric Yuan hanya melakukan perjalanan kerja ke luar negeri sebanyak delapan kali.

Meski tergabung dalam grup miliarder Three Comma Club, Eric tetap menjalani kehidupan layaknya orang biasa. Tidak ada yang mencolok dari gaya hidupnya. Ia mengatakan bahwa di usia yang sudah menginjak kepala lima, uang bukan lagi sumber kebahagiaannya. Mungkin akan berbeda jika usianya masih 25 tahun.

Dengan aplikasi Zoom yang didirikannya, Eric berharap kalangan millenial menyadari bagaimana seharusnya menyelesaikan pekerjaan meski tanpa harus pergi ke kantor.

“Virus corona hanyalah katalisator, cepat atau lambat ini akan menjadi normal kembali, karena dunia bukan milik kita lagi, melainkan generasi muda,” tutupnya seperti disampaikan melalui The Telegraph.

Itulah fakta-fakta yang tak diketahui banyak orang mengenai Eric Yuan, sang miliarder yang mencapai puncak popularitas saat wabah virus Corona melanda dunia. Nah,A Dears, apakah kamu termasuk salah satu pengguna aplikasi ciptaannya?

Sumber gambar : indozone.id
Sumber informasi : Klik di sini

29 comments

  1. Mancaap, Maaak ... Kemarin aku ngulas app nya di TPH hihihi

    ReplyDelete
  2. Wah baru tahu pendiri zoom ini. Beberapa bulan lalu dh pakai aplikasinya sblm kororo menyerang dunia. Emg membantu bgt saat meeting sih. Semangat Eric patut ditiru nih, bayangin aja 9 kali visanya ditolak masih aja terus berusaha. Hhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak. Semangatnya patut ditiru. Ciri2 org sukses. Hihii

      Delete
  3. Aplikasi ini tengah booming. Banyak didownload orang. Apa nggak duit tuh. Hihihihi. Yuk bikin aplikasi, Mbak. Wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk lah mak. Bikin aplikasi apa kita? Wkwkw

      Delete
  4. Saya belum pernah pakai aplikasi Zoom ini. Maklum emak-emak dasteran, memangnya mau Zoom-an dengan siapa? Hehehe.
    Saya baru tahu dan dengar nama Eric Yuan ini meski nama aplikasinya udah sering dengar. Masya Allah, perjuangannya sebelum meraih kesuksesan patut menjadi panutan nih agar para anak muda yang saat ini tengah dalam kesulitan tidak gampang menyerah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, mbak. Sy juga blm pernah pakai aplikasi nya. Anak2 sy blm ada yg sekolah. Gak tau jg mau pake buat apa apk zoom itu 🤭

      Iyupz, semangat dan perjuanganmya patut dicontoh

      Delete
  5. silicon valley seertinya jadi kawah candradimuka para milyader dunia. tapi menurutku, kalau kedepan, zoom amsih banyak dipakai. mungkin dirumahsaja mengajarkan banyak orang, gak bertatap muka tapi tetap bisa bekerja dan menyelesaikan masalah. salam buat pacarnya pak yuan ya. btw itu pacarnya jadi istri beneran pak? *netizen twitter hehehehe.... thanks for sharing :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanti sy tanyakan ke pak eric kalau ketemu ya, Mbak. Hahaha

      Delete
  6. Wah, saya juga menggunakan aplikasi ini dengan keluarga dan ustazahnya si sulung 😊. Tapi saya baru tahu kalau yang menciptakannya adalah Eric Yuan. MasyaAllah, salut dengan perjuangannya yang tak pantang menyerah. Sebab kalau saya akan nangis dipojokan dulu kalau ditolak, sebelum bangkit hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehee...
      Sama mbak. Sy jg mgkn lgsg nyerah. 🤭

      Delete
  7. Jujur aku juga baru tau aplikasi zoom ini saat pandemi hhe. Lumayan juga ya kenaikan jumlah penggunanua dari 10juta jadi 200 juta, tapi lebih dari itu, aplikasi ini memberikan manfaat yang luas di masa sekarang ini dan itu mungkin jadi kepuasan tersendiri bagi sang owner.

    ReplyDelete
  8. Bener mba aplikasi ini lagi booming banget banyak di download kebetulan selama wfh kalo ada rapat kantor pakeny aplikasi zoom ini, soalnya emang bagus sih bisa untuk banyak orang tapi sayang hanya dibatasi sampai 1 jam aja pemakaiannya., Btw baru tau nih aku profilnya yang bikin aplikasi zoom ini perjalanan hidupnya megharukan juga yaa

    ReplyDelete
  9. Ternyata ini foundernya Zoom? Udah lama ya ada zoom. Saya baru tau pas anak anak sfh. Duh ketawan gapteknya.Keren perjalanan Eric Yian inin. Patut di contoh agar kita tak pantang menyerah dan tetap sederhana meskipun sudah sukses

    ReplyDelete
  10. Sangat menginspirasi Eric Yuan seumpama di setiap negara ada 1 seperti beliau kelar permasalahan :)

    Baru tau klo ada aplikasi Zoom? Aiyeee

    ReplyDelete
  11. Wah, ternyata pendiri Zoom ya? Mungkin kalo dulu aplikasi ini kurang diminati tapi siapa sangka sekarang jadi populer? Harus tetap semangat walaupun sedang krisi ekonomi pasti ada saja usaha yang jika ditekuni akan berhasil.

    ReplyDelete
  12. Kemarin sya baru baca profil dia. Keuntungan bersih dari membuat aplikasi Zoom sekitar 46 T. alias Trilyun, bisa bayangin itu uang untuk berapa keturunan ya, untuk gaya hidup normal. MasyaAllah. Ini baru boleh ditiru, hasil temuannya memudahkan orang lain melakukan aktifitas bukan justru menyulitkan orang seperti menumpuk masker atau ADP untuk dijual lebih mahal.

    ReplyDelete
  13. Selalu ada kisah luar biasa untuk orang-orang luar biasa. Salut sama semangat dan kesederhanaannya. Patut diteladani.

    ReplyDelete
  14. Wow, inspiratif ya mbak. Selalu ada moment yang tepat untuk orang-orang yang sudah berusaha keras. Bisa kita tiru, nih kerja kerasnya.

    ReplyDelete
  15. Tokoh yang inspiratif. Sederhana tetapi daya juang yang tinggi. Semoga kita tetap semangat di tengah masa pandemi ini

    ReplyDelete
  16. Oalaaa ternyata Om Eric yg empunya Zoom. Hampir tiap Hari saya menggunakan aplikasi ini selama work from home. Habis kuota euy, tapi sangat membantu kerja Di rumah bertemu dg teman kerja melalui daring. Makasih inovasinya Pak, semakin sukses.

    ReplyDelete
  17. Oh, ternya aplikasi zoom ini foundernya Eric Yuan. Memang di saat seperti sekarang ini, WFH butuh banget zoom meeting. Harus punya berarti, ya, saya belum install soalnya, kalau di sekolahnya anak, pakainya Google Duo

    ReplyDelete
  18. Hasil kerja kerasnya, mendatangkan penghasilan yang tidak terduga. Salut banget karena beliau benar-benar mengejar mimpinya dan dapat menghasilkan suatu karya yang bermanfaat untuk banyak orang. Ditambah kehidulannya yang sederhana, Eric Yuan adalah pengusaha sejati.

    ReplyDelete
  19. Owalaah jadi foundernya Zoom itu bernama Eric Yuan. Pantes aja ya mba makin melejit. Udah mah dipakai hampir semua orang, dia ada limit 40 menit yang bikin orang mau nggak mau upgrade ke versi premium karena kebutuhan WFH

    ReplyDelete
  20. Saya bukan pengguna zoom. Tapi salut dengan kisahnya ini. Inspiratif.

    ReplyDelete
  21. Woah bener nih, aplikasi ini emang booming banget. Dan terbukti membantu banyak orang untuk terkoneksi lebih intens... Labih lagi, bisa melibatkan banyak user. Thank You lho Pak Eric Yuan...

    ReplyDelete
  22. ooh ini dia orangnya founder Zoom. Aku beberapa kali pakai Zoom untuk chitchat sesama teman arisan, dan meeting sama beberapa karyawan. Lumayan muat banyak orang ya ternyata.

    ReplyDelete
  23. Zoom ini langsung booming ya sekarang, ternyata beliau buat ini karena latar belakang LDR nya yah, tapi sekarang jadi berguna banget buat semua.
    eitss, tapi kayaknya sisa saya aja nih yang belum install Zoom, hehehh.

    ReplyDelete
  24. Waduh saya malah baru tahu Eric Yuan dari postingan Mbak ini. Ternyata beliau yang punya App Zoom ya. Keren deh dan emang aplikasinya sangat bermanfaat sekali di masa pandemi seperti ini.

    ReplyDelete

Member Of