Waspada! 3 Gejala Tidur Ini bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Pict by Pixabay.com


Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa seseorang yang menunjukkan tiga gejala susah tidur atau insomnia berada pada resiko lebih tinggi mengalami serangan jantung.

Serangan jantung yang mematikan terkadang bisa menyerang tiba-tiba karena gejalanya sangat halus tidak disadari oleh sebagian orang. Kebiasaan yang tidak sehat seperti pola makan yang tidak teratur dan tidak pernah olahraga biasanya sangat berpengaruh dengan orang yang mengalami serangan jantung.

Selain pola makan yang tidak teratur dan tidak pernah olahraga, kurang tidur berkepanjangan juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

Sebuah penelitian Universitas Peking di Beijing, China, menyelidiki hubungan antara insomnia dan serangan jantung sangatlah rentan. Penelitian ini melibatkan 487.000 lebih peserta dengan umur rata-rata 51 tahun. Pada awal penelitian, peserta tidak didapati memiliki riwayat penyakit jantung atau stroke.

Berikut tiga gejala susah tidur yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung:

  • Mengalami kesulitan tidur paling sedikit tiga kali dalam seminggu.
  • Terbangun terlalu pagi.
  • Sulit fokus di siang hari karena malamnya kurang tidur.

Sebanyak sepuluh persen peserta melaporkan tidak bisa tidur, dua belas persen melaporkan bangun terlalu cepat, dan dua persen melaporkan hilang fokus di siang hari karena kurang tidur.

Ketika penelitian itu dilaksanakan dan diikuti sampai 10 tahun, selama waktu itu ada 130.000 lebih kasus stroke, penyakit jantung, dan penyakit lainnya.

Dari penelitian tersebut terdapat kesimpulan bahwa 18% orang yang mempunyai 3 gejala insomnia cenderung lebih besar kemungkinan beresiko mengalami masalah stroke, serangan jantung, dan penyakit lainnya. Dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai masalah gejala insomnia.

Penyakit jantung adalah istilah yang sering kita dengar. Penyempitan saluran pembuluh darah adalah penyebab utama serangan jantung.

"Pada orang dewasa berusia muda, hubungan antara penyakit jantung dan  gejala insomnia sangat erat. Juga terhadap orang-orang yang tidak memiliki penyakit darah tinggi di awal penelitian," kata peneliti Liming Li, MD, dari Universitas Peking di Beijing, China.

Penelitian itu menunjukkan bahwa memperbaiki pola tidur dan menambah gaya hidup yang sehat akan menangkal ancaman serangan jantung.

Itulah beberapa kebiasaan tidur yang bisa meningkatkan resiko serangan jantung. Dengan memperbaiki pola tidur dan rutin melakukan olahraga, akan dapat memperbaiki kualitas hidup sehat. Semoga bermanfaat.

14 comments

  1. duuuh, aku jadi takut nih mbak. soalnya akhir-akhir ini lagi sering kesulitan tidur huhu. pun selalu terbangun lebih pagi. semoga kita semua sehat2 ya mbak, huhu
    kudu banget ubah pola hidup sehat dan olahraga teratur nih

    ReplyDelete
  2. Serem juga yaaa. Trims infonya mba. Emang perlu mulai dari sekarang untuk menerapkan pola hidup dan makan sehat agar terhindar dari serangan jantung seperti ini.

    ReplyDelete
  3. Pola tidur ternyata berpengaruh pada jantung ya, baru tahu kak. Makasih infonya. Padahal rencana banyakin aktivitas daripada tidurnya. Eh mikir lagi kak.. makasih infonya..

    ReplyDelete
  4. wah ini ada penelitiannya apa gimana mbak? setuju sih kalau kualitas tidur itu memang mempengaruhi kesehatan ya mbak

    ReplyDelete
  5. Aku pernah mbak mengalami nggak bisa tidur semalaman. Pengennya jadi tidur siang sampai lama dan itu berlanjut hingga berhari-hari, haha. Rasanya gak tahu kayak pengen bayar hutang tidur wkwkwk.

    Ternyata berpengaruh sama kesehatan jantung

    ReplyDelete
  6. Wah patut di waspadai kayaknya saya ada pada tanda-tanda itu, akhir-akhir ini saya juga susah tidur kadang tidur di atas jam 12 malam.

    Karena paginya harus kerja ya di usahakan bangun pagi.

    Kalau sudah begitu sianganya ngantuk-ngamtuk kalau di tempat kerja.

    ReplyDelete
  7. Ya ampuuun mbak. Aku jadi meeinding nih, tiga gejala susah tidur aku alami semuanya. Kudu lebih waspada

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillah sy g pernah susah tidur...mungkin lbh tepatnya hobi tidur hihi. Habis magrib mesti dah nguantukk...bangun jam 3. Tp klo siang g pernah tidur siang siih.

    Semoga kita semua sehat selaluu

    ReplyDelete
  9. Iya bener banget ini. Dokterku selalu menasihatiku untuk menjaga pola hidup salah satunya menjaga pola tidur ini. Smoga kita semua sehat

    ReplyDelete
  10. Oala. Ternyata bangun terlalu pagi itu salah satu penyebab penyakit jantung. Selama ini aku selalu bangun sebelum jam 2. Duh kan jadi galau dan takut.

    ReplyDelete
  11. Jadi tahu nih, kalau gejala susah tidur bisa berisiko serangan jantung. Pola tidur punya pengaruh besar untuk menjaga kesehatan jantung.

    ReplyDelete
  12. pola tidur dan olahraga rutin memang kunci hidup sehat ya.
    bahaya banget ya insomnia itu, kalau mau enak tidur olahraga rutin memang pengaruh deh, kalau yang olahraganya bagus pasti kualitas tidur pun juga akan menyusul menjadi baik ya.

    ReplyDelete
  13. Kalau udah insomnia bahayanya nggak hanya bikin jam tidur jadi acak-acakan ya, kesehatan jantung pun dipertaruhkan

    ReplyDelete
  14. Insomnia berpengaruh banget berarti ya. Aku insomnia nih. Karena ritme yang berubah sejak menikah. Jam tidur biasa, pukul 9 paling malam. Tapi suami yang pulang kerja tengah malam, akhirnya tidur terputus. Nah, pas mau tidur lagi jadi sulit. Bangun terlalu pagi, kalau sudah kebiasaan, berisiko juga ya?

    ReplyDelete

Member Of